Lomba Film dokumenter AKUSO 2013

 

Pembukaan & Talkshow Lomba AKUSI 2013
- 22 Juli - 30 September 2013 
Batas Akhir Upload & Pengiriman Karya Lomba
- 30 September 2013 
Penjurian Awal
- 01 - 21 Oktober 2013 
Penjurian 50 (Lima Puluh) Karya Lolos Seleksi
- 23 - 24 Oktober 2013 
Pengumuman Pemenang Lomba AKUSO 2013 
- 26 Oktober  2013 
Malam Penganugerahan 
- 02 November 2013

Syarat & Ketentuan Lomba Film Dokumenter

1.   Film dibuat berdasarkan Fakta

2.   Tema untuk Film Dokumenter “Membuka Jendela Dunia”

3.   Peserta adalah Siswa atau Mahasiswa dan Umum. Bisa perorangan atau kelompok.

4.   Film bukan animasi, iklan, company profile, atau teaser.

5.   Ide cerita BEBAS, tidak mengandung unsur SARA.

6.   Film merupakan karya asli (orisinal) dan belum pernah diikutsertakan lomba.

7.   Materi film (objek, musik, footage & lain-lain) tidak melanggar hak cipta. Pelanggaran & gugatan atas hak cipta terhadap karya yang diikutkan dalam kompetisi ada di luar tanggung jawab panitia.

8.   Peserta wajib menyertakan surat pernyataan dari pemegang hak cipta, apabila menggunakan materi non-orisinal

9.   Durasi film maksimal 15 menit termasuk opening dan credit title tanpa jeda iklan.

10. Film yang menggunakan bahasa selain Bahasa Indonesia, wajib memiliki subtitle Indonesia.

11. Film dikirimkan dalam bentuk 2 buah DVD-Video PAL dan 1 buah DVD Data Film (format avi, mpg, mp4, atau mov.)

12. Menuliskan sinopsis film yang diproduksi (maksimal 300 kata) dalam bentuk PDF

13. Menyertakan poster digital (ukuran A3) dari film yang dikompetisikan dengan format JPEG

14. Menyertakan 2 buah (minimal) still photo adegan (resolusi 300 dpi)

15. Sinopsis, poster, dan still photo disimpan di dalam keping CD yang terpisah dengan file film

16. Menyertakan foto copy kartu identitas (Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa/KTP) sebanyak 2 lembar (hanya Produser dan Sutradara).

17. Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran

18. Peserta wajib mengisi secara lengkap formulir pendaftaran yang dapat diunduh di website www.akuso2013.info

19. Film dan kelengkapannya dikirim ke:  Sekeretariat AKUSO 2013

20. Panitia paling lambat menerima film beserta kelengkapannya tanggal 15 Oktober 2013

21. Akan dipilih 6 film terbaik.

22. Pengumuman 26 Oktober 2013 melalui website www.akuso2013.info dan pemberitahuan langsung kepada pemenang melalui telepon/email.

23. Seluruh pemenang akan diundang pada malam peanugerahan dan penyerahan hadiah pada tanggal 2 November 2013 di Samarinda, Kalimantan Timur.
 
Timeline Workshop AKUSO 201

1. 02 September 2013, di Makasar 
2. 04 September 2013, di Denpasar 
3. 06 September 2013, di Medan
4. 09 September 2013, di Balikpapan 
5. 11 September 2013, di Semarang 
6. 16 September 2013, di Jakarta
7. 02 November 2013, di Samarinda
  
Sumber

Company Profile Amir Hamzah Produksi Komfaz Production


Yayasan Pendidikan Islam Amir Hamzah berdiri pada tahun 1970 bertempat di jalan meranti no : 1 di tengah jantung kota
Pencapaian menuju sekolah para juara didukung dengan berbagai macam fasilitas sekolah, diantaranya adalah :
- Laboraturium Kimia, Fisika, dan Biologi
- Laboraturium Komputer
-Laboraturium TKJ ( Tehnik Komputer Jaringan )
- Bengkel TKJ
- Laboraturium Bahasa
- Studio Bahasa Ingris
- Studio Musik
- Ruang Serba Guna ( Aula )
- Ruang UKS ( Unit Kesahatan Siswa )
- Ruang Mengetik
- Perpustakaan
- Lapangan Futsal
- Lapangan Volly
- Lapangan Basket
- Musholla
- Free WIFI
- Kantin
- Parkiran
Selain dengan adanya fasilitas yang begitu lengkap yayasan pendidikan islam amir hamzah mendukung dengan berbagai macam kegiatan siswa untuk ekstrakulikuler
- Futsal
- Basket
- Volly
- Paskibra
- Palang Merah Remaja
- Karate
- Tari
- Radio
- Musik
Prestasi sekolahnya parah juara terbukti dengan berbagai macam kejuaran yang di raih oleh siswa - siswi. Sekolah ini memilik berbagai jenjang pendidikan yaitu :
- Taman Kanak-kanak
- Sekolah Dasar
- Sekolah Menangah Pertaman
- Sekolah Menengah Atas
- Sekolah menengah Kejuaran Akutansi
- Sekolah menengah Kejuaran Perkantoran
- Sekolah menengah Kejuaran TKJ
Buat kamu yang mau bergabung dalam Yayasan Pendidikan Islam Amir Hamzah sekolahnya para juara bergabunglah di  YPI Amir Hamzah

Penulis skrip : M Taufik Pradana
Kameramen : M Fahrul Rozi, Fitria Wulandari, Angga Pranata, dan M Ali Akbar
Narator : Raihana Jannati
Editor : M Ali Akbar

Festival Film Anak ( FFA ) 2013

  https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/543429_3399957455176_430776249_n.jpg
Selamat kepada semua para pemenang penganugrahan Festivalfilmanak ke-enam 2013 di aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara. Berikut insan dan film terbaik kategori fiksi dan dokumenter FFA 2013.

KATEGORI FILM FIKSI
Penganugrahan Insan Terbaik Film Fiksi FFA 2013
• Sutradara Terbaik Film Fiksi FFA 2013 adalah Gilang Kresnawan dalam film “Ini Aku Sheila” produksi Zoom In Production
• Kameramen Terbaik Film Fiksi FFA 2013 adalah Chindy Geoffrey dalam film “Ini Aku Sheila” produksi Zoom In Production
• Editor Terbaik Film Fiksi FFA 2013 adalah Gilang dalam film “Ini Aku Sheila”produksi Zoom In Production
• Ide Cerita Terbaik Film Fiksi FFA 2013 adalah film “Ini Aku Sheila” produksi Zoom In Production
• Pemeran Utama Wanita Terbaik Film Fiksi FFA 2013 Yariani dalam film “Sahabat” produksi PPA MDC

Film Terbaik Kategori Fiksi FFA 2013
Juara 1 : “Ini Aku Sheila”produksi Zoom In Production
Juara 2 : “Penyesalan” produksi Komfaz Production
Juara 3 : “Sahabat” produksi PPA MDC Production

KATEGORI FILM DOKUMENTER
Penganugrahan Insan Terbaik Film Dokumenter FFA 2013
• Kameramen Terbaik Film Dokumenter FFA 2013 adalah Imam Gunawan dalam film “Diantara Kita” produksi Film Multimedia 2 Production
• Editor Terbaik Film Dokumenter FFA 2013 adalah Gina Sebayang dalam dalam film “Diantara Kita” produksi Film Multimedia 2 Production
• Sutradara Terbaik Film Dokumenter FFA 2013 adalah Della Zalika Iman dalam film “Diantara Kita” produksi Film Multimedia 2 Production

Film Terbaik Kategori Dokumenter FFA 2013
Juara 1: “Diantara Kita” produksi Film Multimedia 2 Production
Juara 2: “Es Lilin” produksi PPA MDC Production
Juara 3: “Indahnya Taman Bermainku” produksi Komfaz Production

Terima kasih kami ucapkan kepada para juri: Bang Ahmad Taufan Damanik (perspektif pemenuhan hak anak), bang Eddy Siswanto (perspektif tema dan keaktoran), bang Onny Kresnawan (perspektif penggarapan cinematografi), ibu drg. Iis Faizah Hanum, M. Kes (pespektif gender dari perw. Biro PPAKB), dan Rizki Fadly Si Pendobrak (perspektif anak).

Ucapan terima kasih kami juga sampaikan kepada ibu Ketua TP. PKK Hj. Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho (makasih bu sudah datang, dan terlibat aktif dalam penganugrahannya, ...hadiah tambahannya makasih ya bu :D), bapak Assisten Kesejahteraan Sosial Setdaprovsu, bang Iswan Kaputra, Rumah Berdikari, KPAID SU, bang M. Raudah Jambak, KKSP, Kepala Badan PPAKB Deli Serdang, Fakora Binjai, Semut Medan Shuffle (great perform), Komunitas Sanggar Amplas Ummi Maniezz cs (thanks tariannya), juga SKA PKPA Pinang Baris, Perwakilan SMK, SMA, dan SMP kota Medan dan Binjai. Juga Media Identitas thanks untuk banyak motivasinya.

Teman-teman media:
- Harian Analisa
- Harian MedanBisnis
- Koran Sindo
- Tribun Medan.
Thanks untuk publikasinya.., semoga tetap berkarya.

Dan pastinya untuk semua komunitas film anak di Sumut, Komfaz Production, Qosmic Video Editing, FM2, Zoom IN, Oriza Sativa, Komunitas Semut, Pondok Surya Production, Biza Production, Medan Magnet Production, WWB Production, PPA MDC Production, Sultan Iskandar Muda Production, Fila Production dan lain-lain.

Sumber

Film Anak untuk Indonesia Lebih Baik


Medan. Perkembangan kreatifitas anak-anak di provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam menyampaikan pandangan, gagasan maupun harapannya kini semakin bervariasi dengan keunikan tersendiri. Mulai dari penyampaian secara pribadi maupun berkelompok dalam komunitas. Diantara banyaknya pilihan media yang dipergunakan oleh anak dalam berkreatifitas, salah satunya adalah melalui media film anak. Sampai saat ini saja, setidaknya sudah ada lebih dari 15 komunitas film anak yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Sumut.

Walaupun dengan usia yang sangat muda antara 6 sampai 18 tahun, anak-anak komunitas film terus berupaya belajar untuk memproduksi sebuah film, baik dengan kategori fiksi maupun dokumenter. Saat ini bisa dipastikan bahwa film merupakan media yang sangat berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak. Tentunya jika suguhan film yang ditonton adalah baik, maka karekter anak yang sering menontonnya akan menjadi baik dan apabila tontonan yang diberikan adalah yang tidak ramah anak, maka anak akan tumbuh menjadi anak yang keliru.

Melihat betapa pentingnya peranan film-film tersebut dalam mempengaruhi perkembangan karakter anak, membuat para komunitas film anak terus berupaya membuat karya-karya yang positif dan layak tonton dengan nilai-nilai kearifan lokal yang kuat. Berbagai potensi baik secara personal maupun alam pendukung, ataupun berbagai permasalahan sosial yang sering kali terjadi di sekitar anak menjadi media yang tepat untuk di publikasikan melalui film.

Tentunya kreatifitas anak dengan kemampuan yang luar biasa tersebut perlu diberikan apresiasi dan penghargaan yang sangat besar dari perbagai pihak, baik lembaga non pemerintah, pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat secara bersama. Dalam hal ini, Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Medan sendiri sangat memberikan apresiasi positif dengan penyelenggaraan Festival Film Anak (FFA) kembali, dan untuk kali ini adalah rangkaian festival tahunan ke-enam. Sejak pertama kali, penyelenggaraan FFA tahun 2008 sampai dengan 2013 tercatat sudah ada 111 film yang diperlombakan dengan kategori fiksi dan dokumenter.

Pada tahun ini, penyelenggaraan FFA ke-enam dilaksanakan di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara (31/8). Tema yang diangkat dalam gelaran FFA ini adalah ”Aku dan Indonesiaku”. Dengan tema tersebut, para peserta diharapkan mampu untuk memberikan gagasan, kritikan, maupun harapan yang baik terhadap berbagai kondisi Indonesia yang anak-anak pahami. Dan tentunya hal itu akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi para pengambil kebijakan untuk mulai mempertimbangkan aspirasi anak, karena mereka adalah tonggak kebesaran bangsa.

Penganugrahan film fiksi terbaik pertama tahun ini diberikan kepada film “Ini Aku Sheila produksi Zoom In Production, film fiksi terbaik kedua “ Penyesalan” dari komunitas Komfaz Production dan untuk film terbaik ketiga “Sahabat” produksi PPA MDC Production.
Sedangkan untuk kategori film dokumenter dianugrahkan kepada film “Diantara Kita” produksi Film Multimedia 2 Production sebagai film terbaik pertama, film “Es lilin" Produksi PPA MDC Production untuk terbaik kedua, dan "Indahnya Taman Bermain" Produksi Komfaz Production sebagai terbaik ketiga. Selain itu penganugrahan juga diberikan kepada insan film terbaik kategori fiksi, seperti sutradara, kameramen, editor, ide cerita, pemeran utama wanita. Untuk kategori insan film documenter terbaik meliputi sutradara, cameramen, dan editor.

Rangkaian penganugrahan FFA semakin meriah dengan banyaknya atraksi anak yang disuguhkan, seperti tari persembahan anak Amplas, koreo topeng shuffle, modern dance dan beat box dari berbagai komunitas anak. Turut hadir dalam rangkaian tersebut para perwakilan pemerintahan, pihak swasta, lembaga swadaya masyarakat, pihak media, sekolah-sekolah SMP dan SMA, serta komunitas-komunitas film anak di Sumatera Utara.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang perduli dan juga berperan aktif dalam pengembangan kreatifitas anak di bidang perfilman. Adanya peran pemerintah dan sektor swasta yang dapat mendukung penuh penyelenggaraan FFA ke depannya.” Ucap Misran Lubis selaku Deputi PKPA dalam kata sambutannya.