10 Film Omnibus Terbaik

Dalam dunia perfilman, ada beberapa istilah dalam genre perfilman itu sendiri, salah satunya adalah Omnibus atau Anthology. Kata ‘omnibus’ berasal dari bahasa Latin ‘omnibus’ yang artinya ‘untuk semuanya’. Mungkin ini sebabnya dalam suatu film omnibus, ada genre berbeda-beda yang ditawarkan. Drama, komedi, horor, thriller, dan romkom. Dalam suatu omnibus boleh ada satu tema, atau satu sutradara, atau satu penulis, atau satu aktor yang selalu muncul. Check this out :
1. 4Bia

4bia atau Phobia adalah film horor Thailand yang terbagi atas empat segmen yang masing-masing segmen ditulis dan disutradarai oleh Youngyooth Thongkonthun, Banjong Pisanthanakun, Parkpoom Wongpoom, and Paween Purijitpanya.
1. Kebahagiaan/Kesendirian (Judul asli – Ngao/Loneliness; Sutradara: Youngyooth Thongkonthun)
Pin adalah seorang gadis muda yang tinggal sendirian diapartemennya. Kecelakaan yang menyebabkan kakinya harus digips sukses menyabotase kesehariannya, dan membuatnya terus berada dikamarnya. Kesehariannya hanya melihat internet dan kirim sms dengan temannya, sampai suatu ketika ada sebuah sms dari nomor tak dikenal yang ingin kenalan dengan Pin. Awalnya Pin merasa sangsi, tapi karena ia benar-benar tidak ada pekerjaan, ia akhirnya melayani pengirim itu. Pin pun senang ketika tahu bahwa pengirim sms itu adalah seorang pria.
Keseharian Pin berubah menjadi lebih ceria, karena pria itu membalas sms-sms Pin cepat sekali, tidak seperti teman-temannya. Sesuai judul segmen ini, Pin akan merasa bahagia jika sms-nya langsung direspon, tapi sangat kesepian kalau sms-nya tak kunjung direspon. Pria itu pun minta Pin mengirimkan fotonya, dan Pin meminta sebaliknya. Setelah mengirimkan fotonya, Pin dikejutkan karena pria tadi hanya mengirimkan kembali foto yang Pin kirimkan padanya. Pin merasa si pria mempermainkannya, sampai pria itu meminta Pin untuk melihat lebih jelas difotonya, dan ketika dilihat, terlihatlah siluet seorang pria sedang ikut berfoto dengan Pin.
2.Mata Ganti Mata (Judul Asli – Yan Sang Tai/Deadly Charm; Sutradara: Paween Purikitpanya)
Pink adalah siswi SMU yang juga anggota dari geng sekolah yang paling berkuasa. Suatu hari, gengnya kecuali Pink dan Chieko, anggota lain, dilaporkan oleh seorang siswa nerd bernama Ngid karena ketahuan sedang menghisap ganja. Ngid pun dihajar habis-habisan oleh geng itu. Beberapa hari setelah malam “penghajaran” Ngid, ia kembali kehadapan geng itu, dengan membawa buku yang jika sebuah gambar dilihat, yang melihatnya akan segera mati. Geng itu kembali menangkap Ngid, tapi Chieko melihat gambar itu dan terjatuh kederetan besi tajam yang melubangi lehernya. Pemimpin geng yang marah karena Chieko terluka pun mendorong Ngid dan secara tidak sengaja membuatnya melihat gambar itu sendiri. Ngid pun ketakutan karena ia sekarang terkena kutukan, dan karena tidak hati-hati ia pun terjatuh dari jendela dan tertusuk tiang bendera diluar.
3.Orang Ditengah (Judul asli – Kon Klang/Person or Persons Unknown; Sutradara: Banjong Pisanthanakun)
Aey, Puak, Shin dan Ter adalah pemuda yang menyukai rafting. Sebelum tidur, mereka saling bercerita dan mengejek, namun salah satu diantaranya, Aey, bercanda bahwa jika ia mati disana, ia akan mengajak orang yang tidur di tengah untuk tidur bersamanya. Keesokan harinya, ketika sedang bermain arung jeram, karena kebodohan Puak yang berdiri di atas kapal, kapal mereka pun sukses terbalik dan menjatuhkan semua penumpangnya. Aey, Puak dan Shin berhasil sampai ketepian, tapi Ter masih tenggelam. Aey pun berinisiatif menolongnya, tapi ketika Ter sampai ketepian, Aey sudah tidak terlihat lagi.
Malamnya ketika akan tidur, Ter pun teringat terhadap candaan Aey malam sebelumnya, yang diikuti dengan persetujuan dari Shin. Puak yang awalnya tidak peduli, akhirnya memutuskan bahwa mereka akan tidur dengan posisi segitiga agar tak ada yang tidur di tengah.
4.Penerbangan 224 (Judul asli – Teaw Bin 224/Flight 224; Sutradara: Parkpoom Wongpoon)
Pim, seorang pramugari dikejutkan bahwa ia harus mengudara pada hari liburnya untuk menjemput seorang putri dari kerajaan Vanistan, Sophia. Awalnya ia akan berdua dengan temannya, Tui, tapi Tui sedang ada masalah dan Pim pun sendirian bersama putri Sophia dipesawat itu. Suami putri Sophia, pangeran Albert sudah terlebih dahulu berada di Thailand. Selama dipesawat, putri Sophia bertindak semena-mena pada Pim, mulai dari menjatuhkan kopi panas ketangan Pim sampai menceritakan bagaimana hukuman bagi yang berselingkuh dikerajaannya, yaitu wanita itu akan disiksa, dan sebelum meninggal, ia harus berlutut pada istri dari pria yang diselingkuhinya untuk minta ampun. Pim pun berniat balas dendam.
2. Paris Je T’aime

Paris, je t’aime (Bahasa Prancis untuk (Paris, Aku Cinta Kamu) adalah sebuah film tahun 2006 yang dimainkan beberapa aktor dari beberapa negara termasuk Amerika, Inggris, dan Prancis. Film 2 jam ini terdiri dari 18 film pendek yang terjadi di arrondissement (sektor) yang berbeda. Film ini disutradarai oleh 21 sutradara termasuk Gurinder Chadha, Sylvain Chomet, Joel dan Ethan Coen, Gerard Depardieu, Wes Craven, Alfonso CuarĂ³n, Nobuhiro Suwa, Alexander Payne, Tom Tykwer, Walter Salles dan Gus Van Sant. Film ini terdiri dari 18 film pendek. Aslinya, film ini terdiri dari 20 film pendek. Mengikuti 20 sektor di Paris. Namun karena beberapa kendala, 2 film tidak jadi dimasukan.
3. Cinta Setaman

Film ini mengisahkan 8 cerita yaitu, kisah anak kecil yang selalu bekerja keras seharian demi hanya sebotol air bersih dan sepasang sepatu roda, kisah kakak beradik penjual dvd bajakan yang mulai berseteru lantaran sang adik mulai keranjingan minum kopi starbucks, kisah anak seorang psk yang mulai terpikat dengan sorang lelaki namun lelaki itu guru PMP nya, kisah orang Jepang yang haus mencari cinta sejati dan bertemu seorang gadis pemandu karaoke, kisah seorang sutradara televisi, yang bergaji kecil mencari pelepasan dari tekanan isteri dan atasan kantornya, Kisah seorang ibu kepala sekolah taman kanak-kanak yang berusaha menjalani kaidah Islam yang di yakininya di tengah-tengah segala himpitan hal-hal duniawi, kisah mantan sopir dari sorang asing yang justru punya masalah besar setelah ia menerima hadiah berharga kenang-kenangan dari sang boss, Kisah seorang wanita pedagang kain, yang saat impian hidupnya naik haji bisa di topang oleh sang anak satu-satunya, ia malah menemukan sebuah kenyataan lain. Semua cerita tersebut terangkai dalam satu tema cerita cinta dan di bintangi oleh 27 aktor dan aktris papan atas Indonesia.
4. Perempuan Punya Cerita
Perempuan Punya Cerita merupakan kumpulan 4 film pendek yang dikemas dalam sebuah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 2008. Film ini dibuat dengan mendekati subyek mereka memakai perspektif perempuan.
Film ini terdiri dari empat segmen yang disutradarai oleh empat sutradara dan dua penulis skenario yang berbeda. Segmen pertama dengan judul Cerita Pulau ditulis oleh Vivian Idris dan disutradarai oleh Fatimah Rony. Segmen ke-dua berjudul Cerita Yogyakarta ditulis oleh Vivian Idris dan disutradarai oleh Upi Avianto. Segmen ke-tiga berjudul Cerita Cibinong ditulis oleh Melissa Karim dan disutradarai oleh Nia Dinata. Segmen ke-empat berjudul Cerita Jakarta ditulis oleh Melissa Karim dan disutradarai oleh Lasja Fauzia Susatyo
Perempuan Punya Cerita dibintangi antara lain oleh Fauzi Baadila dan Kirana Larasati. Tayangan perdananya pada pertengahan Januari 2008.
5. Takut: Faces of Fear

Takut: Faces of Fear merupakan film antologi horor dari Indonesia yang dirilis pada tahun 2008. Film ini dibintangi antara lain oleh Dinna Olivia, Fauzi Baadila, Marcella Zalianty, Shanty, Lukman Sardi, Eva Celia Latjuba, dan Mike Muliadro.
Segment 1 : Show Unit
Bayu (Lukman Sardi) dan Dinna (Marcella Zalianty) adalah pasangan yang bulan depan akan menikah dan saat ini tinggal di sebuah kompleks perumahan mewah. Dinna dahulu bercerai dengan suaminya Andre (Donny Alamsyah) dimana dari pernikahan itu berbuahlah seorang putri bernama Shira. Dalam pesta di rumah tetangganya, Bayu melihat lampu rumahnya menyala dan menyangka rumahnya dimasuki oleh perampok. Bayu pun masuk dengan menggenggam pisau dan berusaha mencari perampok, namun malah menusuk Shira yang ternyata hanya ingin mengagetkan Bayu saja. Berkeringat dingin karena membunuh Shira yang tidak bersalah, dalam ketakutannya Bayu memasukkan mayat Shira ke dalam bagasi mobilnya.
Segment 2 : Titisan Naya
Naya (Dinna Olivia) adalah seorang gadis berpola pikir metropolitan dan modern. Namun ia dilahirkan di keluarga Jawa yang adat-adatnya masih dipertahankan. Malam itu Naya harus menginap di tempat keluarga jauhnya yang sedang mengadakan sebuah upacara cuci keris keramat adat kejawen bersama seluruh anggota keluarga besar. Bukannya mengikuti, ia malah merayu sepupunya Leo (Junior Liem) di kamar atas. Diatas, Leo memperingatkan Naya atas sikap Naya yang acuh dan kurang ajar terhadap upacara tersebut. Saat Naya dan Leo hampir berciuman, lampu mati tepat saat ayam yang digunakan sebagai prosesi ritual meninggal.
Segment 3 : Peeper
Bambang (Epy Kusnandar) adalah seorang pria yang bertugas sebagai petugas kebersihan / cleaning service yang sangat gemar dengan hobi (voyeur), dimana ia sangat mencintai dan menikmati keindahan tubuh wanita melalui lubang intip. Suatu hari ia mengunjungi sebuah teater yang menyuguhkan pertunjukan wayang orang. Bambang diberikan tiket gratis oleh seorang pengelola teater itu, dan menonton pertunjukan tentang Sarpanaka (Wiwid Gunawan). Bambang terpikat dengan gemulai dan misteriusnya penari Sarpanaka dan ingin sekali menikmati keindahan tubuh sang penari wanita tersebut. Setelah pertunjukan selesai, Bambang menyelinap ke belakang panggung dan mengintip kamar ganti wanita itu. Bambang yang lengah sejenak, kaget melihat wanita itu menghilang.
Segment 4 : The List
Andre (Fauzi Baadila) menemukan dirinya mulai terganggu oleh ilmu santet aneh yang dikirim oleh mantan pacarnya yang pencemburu, Sarah (Shanty). Sarah yang dendam kepada Andre membayar seorang Dukun (Ahmad Syaeful Anwar) yang disewa Sarah untuk menghukum Andre dalam serentetan adegan serangan ilmu hitam yang lucu namun menyeramkan. Sarah meminta dukun tersebut agar ia bisa melihat Andre dan supaya Andre bisa melihat Sarah juga. Dan demikianlah yang terjadi, Sarah melihat Andre dalam pantulan air sang Dukun dan Andre melihat Sarah dengan TV-nya.
Segment 5 : The Rescue
Ledakan “Laboratorium Namro-4″ di Jakarta membuat sebuah virus aneh menyebar dengan ganas, membuat Jakarta diambang kehancuran dan menjadikannya kota mati yang secara resmi dikarantina. Jakarta kini dipenuhi sekelompok ‘manusia’ haus darah yang memburu semua makhluk yang bergerak untuk dimangsa. Tim Gegana dikirim ke kota Jakarta dalam sebuah Operasi Penyelamatan untuk mencari sisa-sisa manusia yang belum terjangkit. Gadis (Eva Celia) dan Anton (Sogi Indra Dhuaja)adalah warga sipil yang berhasil ditemukan oleh tim Gegana yang turun dalam operasi tersebut, yaitu Antariksa (Reuben Elishama), Ngurah Rai (Ananda George), dan Hatta (Tegar Satrya). Cerita ini menceritakan usaha tim tersebut untuk keluar dari sebuah gedung yang menjadi sarang ribuan “manusia ganas” ke gedung lain yang menjadi titik penjemputan helikopter penyelamat. Hatta meninggal dalam perjalanan tersebut, sementara Anton dan Antariksa yang berpencar dari lainnya, berhasil sampai duluan ke tempat tersebut.
Segment 6 : Dara / Darah
Dara (Shareefa Daanish) adalah seorang juru masak sekaligus pemilik sebuah restoran mahal. Perawakan Dara yang anggun dan cantik membuat banyak pria tertarik dan datang ke rumahnya. Adjie (Mike Muliadro), Eko (Dendy Subangil), dan Rama (Ruli Lubis) datang di waktu yang hampir bersamaan, padahal Dara sudah mengatur mereka untuk datang di malam berbeda. Adjie yang memang direncanakan datang malam itu oleh Dara, diberi obat tidur dan dikurung di kamar jagal yang berisi potongan-potongan tubuh manusia. Sebelum Dara sempat menghabisinya, Eko datang dan membuat Dara terpaksa meniggalkan Adjie dalam keadaan terikat tak berdaya. Eko pun disediakan makan malam oleh Dara. Dalam suasana tak terduga, Rama pun juga datang dan juga dihidangkan makan malam oleh Dara. Musik klasik mengiringi pembicaraan mereka berdua, tapi, Adjie berhasil melepas penutup mulutnya dan tentunya berteriak minta tolong di tengah proses melepaskan diri itu. Hal itu membuat Eko curiga, saat ia berdiri, Dara yang sudah menyiapkan banyak senjata dibawah meja makan, mengambil golok dan menggorok leher Eko hingga Eko menggelepar di lantai, sementara Rama hanya terduduk mati kutu karena ketakutan.
6. VALENTINE’S DAY

Film ini menceritakan beberapa kisah cinta yang terjalin pada hari Valentine.
Kate (Julia Roberts) adalah seorang perwira militer yang menjadi penumpang dalam sebuah penerbangan dari Irak ke Los Angeles ketika ia bertemu Holden (Bradley Cooper), seorang laki-laki gay.
Pemilik toko bunga, Reed (Ashton Kutcher) mengajak pacarnya, Morley (Jessica Alba), untuk menikah setelah dia mengetahui bahwa sahabatnya, Julia (Jennifer Garner), punya pacar bernama Harrison (Patrick Dempsey) yang ternyata sudah menikah. Ibu Julia, Estelle (Shirley MacLaine) adalah pensiunan yang bahagia yang harus mengungkapkan perselingkuhannya di masa lalu kepada suaminya, Edgar (Hector Elizondo), sementara cucunya (Emma Roberts) akan berhubungan seks dengan pacarnya di sekolahnya. Tyler Harrington (Taylor Lautner) dan Samantha Kenny (Taylor Swift) juga adalah sepasang kekasih yang akan berpacaran di sekolah.
Seorang asisten bernama Liz (Anne Hathaway) bekerja di agen pencarian bakat terbesar di kota dan berpacaran dengan pegawai bagian surat, Jason (Topher Grace). Sementara itu, seorang wartawan bernama Kara (Jessica Biel) harus bekerja pada hari Valentine bersama bosnya Kelvin Briggs (Jamie Foxx) yang mana Kara jatuh cinta padanya.
Kathy Bates berperan sebagai “ahli terapi cinta” dan Joe Jonas mengisi suara anjing milik Morley.
7. Jakarta Maghrib
Jakarta Maghrib merupakan film Indonesia yang dirilis pada 4 Desember 2010. Film ini disutradarai oleh Salman Aristo serta dibintangi antara lain oleh Indra Birowo, Widi Mulia, Asrul Dahlan, Sjafrial Arifin, Lukman Sardi, Ringgo Agus Rahman, Deddy Mahendra Desta, Fanny Fabriana, Lilis, Reza Rahadian, Adinia Wirasti, dan Aldo Tansani.
Film Jakarta Maghrib merangkum “Maghrib” sebagai waktu spesial yang telah lama menebar berbagai anggapan ke tengah masyarakat. Ia berusaha menangkap maghrib bukan saja sebagai fenomena relijius tetapi sebagai bagian yang khas dari masyarakat urban Jakarta, lalu menyusunnya kedalam lima tautan cerita sebagai strategi penyampaian narasinya.
8. Sad Movie

Dengan Gwan Kwon Jong-gwan sebagai sutradara dan sederet bintang Korea papan atas mulai dari Jung Woo-sung, Im So-jeong, Cha Tae-hyun, Yeom Jung-ah, Shin Min-ah, Son Tae-young, dan Lee Ki-woo, Sad Movie menghadirkan empat kisah yang saling bertautan.
Kisah pertama adalah tentang Jin-woo (Jung Woo-sung) yang berprofesi sebagai seorang pemadam kebakaran yang memacari seorang penerjemah bahasa isyarat bernama Su-jung. Hanya satu hal yang membuat hubungan keduanya sulit untuk diteruskan ke jenjang pernikahan : Jin-woo menolak untuk melepas profesinya yang penuh bahaya dan kerap membuat Su-jung kuatir.
Tokoh kedua adalah Su-eun (Shin Min-ah), adik Su-jung yang bisu dan mempunyai bekas luka di pipi. Meski kerap memberikan dukungan bagi kakak dan calon iparnya, Su-eun sendiri mempunyai problem : saat bekerja sebagai badut di taman hiburan, ia jatuh cinta pada pelukis Sang-gyu (Lee Ki-woo). Karena keterbatasannya, Su-eun hanya bisa mendekati Sang-gyu dengan kostum yang dipakainya sehari-hari.
Ju-yung (Yeom Jung-ah) adalah tokoh ketiga dalam film, seorang pekerja keras yang kerap bertengkar dengan putranya Hui-chan. Keadaan mulai berubah ketika Ju-yung masuk rumah sakit akibat ditabrak mobil, Hui-chan mulai membaca buku harian sang ibu yang menceritakan tentang kelahiran hingga saat dirinya dibesarkan. Suasana sedih makin terasa ketika belakangan Ju-yung divonis mengidap kanker.
Dalam perjalanan cerita, Hui-chan berpapasan dengan Ha-seok (Cha Tae-hyun), si tokoh keempat yang bekerja serabutan sebagai target pukul seorang petinju. Harapannya hanya satu : bisa mendapat banyak uang untuk bisa merebut kembali cinta kekasihnya Suk-hyun (Son Tae-young).
Sesuai dengan judulnya, Sad Movie benar-benar menghadirkan empat kisah yang penuh derai air mata.
9. New Year’s Eve
Pada malam tahun baru beberapa warga kota New York mengalami kejadian yang tak biasanya terjadi dalam hidup mereka. Mereka akan dipertemukan dengan beberapa orang yang bakal mengubah hidup mereka, beberapa adalah orang yang sempat singgah dalam kehidupan mereka sementara beberapa adalah orang yang baru pertama kali mereka kenal.
Setahun yang lalu Sam Ricker (Josh Duhamel) sempat bertemu seorang wanita yang tak pernah bisa ia lupakan. Tahun ini Sam berharap bisa bertemu wanita itu lagi. Di saat yang sama, Ingrid (Michelle Pfeiffer) memutuskan kalau tahun ini ia tak boleh melewatkan semua yang telah ia rencanakan sebelumnya. Semuanya harus terwujud.
Tess (Jessica Biel) sangat berharap bisa melahirkan tepat di malam tahun baru sedangkan Randy (Ashton Kutcher) justru adalah orang yang paling membenci malam tahun baru. Lain lagi dengan Laura Carrington (Katherine Heigl) yang sangat berharap bisa menikmati liburan namun terpaksa harus bekerja di saat semua orang merayakan malam tahun baru.
Konsep ini sempat ditawarkan film berjudul Valentine’s Day. Malahan awalnya film berjudul New Year’s Eve ini dimaksudkan sebagai kelanjutan dari Valentine’s Day meski pada akhirnya film ini malah berdiri sendiri sebagai film yang lepas dari Valentine’s Day. Menggabungkan banyak karakter penting dalam satu film memang punya tingkat kesulitan cukup tinggi namun semoga saja dengan sederet pemeran dengan kemampuan akting di atas rata-rata, sutradara Garry Marshall bisa mengatasinya dengan baik.
10. LOVE ACTUALLY

Love Actually adalah salah satu film komedi romantis ber-setting jelang Natal yang berasal dari Inggris yang dibuat pada tahun 2003. Film ini dibuat pada tahun 2003, dengan mengambil setting lima pekan menjelang Natal. Alur ceritanya sendiri berisi delapan cerita dengan keterkaitan satu sama lain. Dan pada akhir film, semua pemeran film ini bertemu di bandara Heathrow, Inggris, sebulan setelah Tahun Baru.

Bonus!

BOHONG

Omnibus ini merupakan omnibus pertama di sumatera utara yang di dukung oleh Kofi Sumut (Komunitas Film Sumatera Utara). 

Produksi 5 komunitas film indie.
- Mid Films "Kong Kali Kong" Karya Andi Hutagalung

 
Perjalanan ke Berastagi membawa Biner ke pusaran konflik antara sekelompok bandit proyek. Kastar sahabat sekaligus pemandu Biner meminta pertolongan kepada Azon. Kastar tak menyadari bahwa Azon adalah bagian dari sebuah konspirasi antar-elit yang dipimpin Lidya. 

- Manuprojectpro "Kontradiksi" Karya Immanuel Prasetya Gintings

 
Kesenjangan hubungan pertemanan dengan permusuhan yang berliku tajam dan permainan "tipu daya" yang akan membuat siapapun tak akan bisa menebak apa yang akan terjadi pada akhirnya...

- Opique Pictures "Ego" Karya Winda Mitari Utami

 
Film ini menceritakan konflik keluarga yang sering terjadi dalam kehidupan sehari hari

- Matasapi Films "Segi Empat" Karya J Hendry Norman

 
sebuah film pendek semi drama action kisah perselingkuhan yang di bungkus dengan adegan semi action. Produksi tahun 2013 oleh Matasapi Films yg di sutradarai oleh J Hendry Norman.

- Rufi Komuniti "Seribu" Karya Muhammad Abrar.